Kegiatan di salah satu ruangan rawat inap Rumah Sakit Jiwa Manah Shanti Mahottama tidak hanya berfokus pada terapi medis, tetapi juga terapi aktivitas yang bermakna.
Pasien ODGJ tampak tekun membuat tangkih, salah satu sarana upacara yang terbuat dari janur atau daun kelapa. Proses menganyam ini melatih konsentrasi, ketelitian, kesabaran, serta koordinasi motorik halus.
Setiap helai janur yang dirangkai bukan hanya menjadi bagian dari sarana upacara, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan. Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, pasien belajar kembali tentang fokus, tanggung jawab, dan rasa percaya diri.
Karena pemulihan bukan hanya tentang obat,
tetapi juga tentang proses, karya, dan harapan yang terus ditumbuhkan setiap hari.

